9 Gejala Kanker Serviks yang Tidak Boleh Disepelekan - aniskhoircom | a personal blog by Anis Khoir parenting relationship lifestyle

Jumat, 28 Juni 2019

9 Gejala Kanker Serviks yang Tidak Boleh Disepelekan

Gejala kanker serviks
Di Indonesia angka kematian yang disebabkan oleh penyakit kanker kian lama kian tinggi, salah satunya adalah kanker yang paling rentan menyerang wanita yaitu kanker leher rahim atau yang dikenal sebagai kanker serviks. Kasus ini sudah banyak memakan korban dan umumnya berlangsung secara cepat. Karena kebanyakan diantara wanita tidak menyadari bahwa sebenarnya mereka terjangkit penyakit berbahaya tersebut. Namun baru terdiagnosa ketika sudah memasuki stadium lanjut atau sulit untuk mendapatkan pengobatan.

Kanker serviks ini sendiri menyerang wanita lebih banyak di negara-negara berkembang dibandingkan dengan negara-negara maju, karena memang tingkat kesadaran mereka akan penyakit tersebut masih begitu rendah. Penyebabnya sendiri beragam, diantaranya adalah gaya hidup yang tidak sehat, keturunan hingga terserang virus HPV. Bahkan seiring dengan bertambahnya usia, resiko seseorang untuk terjangkit penyakit ini juga semakin tinggi dibandingkan dengan yang masih muda. Deteksi dini sangatlah penting untuk dilakukan, agar nantinya pengobatan yang dilakukan bisa lebih efektif untuk menyembuhkannya secara total. Untuk itu para wanita wajib tahu gejala-gejala awal penyakit kanker serviks, diantaranya adalah:

  1. Siklus menstruasi yang tidak normal, memang pada dasarnya menstruasi harus terjadi secara teratur sekali dalam sebulan, karena ini menandakan bahwa rahim sehat, selalu memproduksi sel telur dan juga meluruh ketika tidak dibuahi, namun jika sering mengalami masalah seperti siklusnya tidak normal atau sering telat, maka bisa jadi ini adalah gejala penyakit kanker serviks 
  2. Cairan yang keluar dari vagina tidak normal, misalnya adalah keputihan, namun terkadang disertai dengan darah dan juga mengeluarkan bau yang sangat menyengat, hal ini patut untuk diwaspadai.
  3. Pendarahan yang tidak wajar, yaitu keluar darah dari vagina, namun bukan terjadi karena haid atau menstruasi. Hal ini juga biasanya terjadi dalam kurun waktu yang lama atau berkepanjangan, harus segera dilakukan pemeriksaan.
  4. Tubuh menjadi mudah lelah, badan lemas meskipun tidak melakukan rutinitas atau kegiatan yang berat.
  5. Nyeri di bagian perut bawah, khususnya tempat dimana rahim berada, yaitu pada perut bagian bawah, ini mengindikasikan ada masalah yang berhubungan dengan alat reproduksi.
  6. Berat badan turun, gejala lainnya adalah penurunan berat badan, padahal seseorang tersebut sedang tidak menjalani diet atau juga melakukan olahraga yang berlebihan. Penurunan berat badan ini terjadi secara tiba-tiba tanpa diketahui penyebabnya.
  7. Nafsu makan menurun, bahkan terkadang penderitanya tidak memiliki keinginan untuk makan sama sekali.
  8. Rasa nyeri ketika tengah berhubungan seksual.
  9. Pembengkakan yang terjadi pada salah satu bagian kaki.
Jika sudah mulai dirasakan gejala-gejala tersebut, ada baiknya untuk segera melakukan pemeriksaan, sehingga jikapun terdeteksi menderita penyakit ini, maka bisa segera melakukan langkah pengobatan. Tetap ada kemungkinan kesembuhan jika pengobatan dilakukan secara teratur dan sedini mungkin.

Tidak ada komentar: