Siaga Diare Ala #ibuberAKSI - aniskhoircom | a personal blog by Anis Khoir parenting relationship lifestyle

Jumat, 30 Maret 2018

Siaga Diare Ala #ibuberAKSI

Pernah terpaksa turun naik kendaraan umum karena harus toilet? saya pernah. Pernah gagal liburan yang lama direncanakan? saya pernah. Sungguh kedua moment tersebut menyakitkan dan membuat saya tak pernah lupa penyebabnya yaitu diare. Bagaimana tidak, suami yang salah makan tiba-tiba terkena diare. Sebagai istri tentu saya siap siaga mendampingi. Turun dari bis sebelum sampai tujuan karena harus mencari toilet. Juga menggagalkan liburan di detik terakhir keberangkatan. Dan saat bis rombongan berangkat meninggalkan kami, saya hanya bisa menatapnya sambil menunggu suami yang bolak balik ke toilet karena diare.

Masalahnya : diare lagi, diare lagi
Setiap tubuh manusia sudah di setting secara khusus oleh Yang Maha Pencipta . Bagi yang tahan banting berkaitan makanan seperti saya tidak bermasalah makan apa saja. Namun tidak begitu dengan suami. Sejak dulu bahkan bisa dibilang turun temurun dari bapak mertua paling sensitif dengan yang namanya makanan. Terutama makanan pedas. komposisi kimia dalam makanan pedas serta interaksinya dalam tubuh menyebabkan diare bagi yang memiliki pencernaan yang lemah seperti suami. Pernah sih karena menuruti istrinya yang lagi nyidam mie setan level sekian, turut mencoba karena penasaran. Namun bukannya kita makan dengan penuh keringat bahagia, tapi keringat menahan antri untuk segera ke toilet. Ya diare lagi, diare lagi yang membuat kami harus hati-hati terutama ketika memilih makanan. 

Mengapa diare datang berulang?
Diare datang biasanya disebabkan faktor makanan. Alergi akanan pedas atau buah yang mengandung fruktosa bisa menyebabkan diare.  Sebagai ibu niat hati memberikan gizi seimbang bagi keluarga. Selain menyiapkan makanan sendiri sehingga terjaga kebersihannya juga menyajikan buah kepada keluarga. Namun yang jadi catatan jika buah yang disajikan banyak mengandung fruktosa, sementara organ pencernaan yang lemah tidak bisa mencerna maka bisa menyebakan diare

Selain itu diare bisa karena makanan terkontaminasi bakteri. Ketika jalan-jalan apalagi melihat aneka makanan tersaji di pinggir jalan, kadang tergoda juga untuk mencicipinya. Namun yang namanya pinggir jalan, rawan sekali dengan  debu beterbangan. Debu tersebut bisa saja membawa bakteri berbahaya seperti salmonella yang bisa menyebabkan diare.

Ada juga diare yang disebabkan faktor tertentu misalnya minuman berakhohol, efek samping obat serta factor psikologis. 
Bagaimana mengatasi diare dengan tepat dan benar?
Diare merupakan jenis penyakit yang sepertinya ringan tapi membahayakan. Maksudnya jika segera mendapatkan pengobatan maka diare pun segera sembuh. Sebaliknya jika tidak ditangani dengan tepat bisa mengakibatkan hal yang serius bahkan berujung kematian. Dengan resiko yang tinggi dari diare maka atasi diare dengan tepat dan benar perlu dilakukan.

Minum banyak air putih. Pertolongan pertama yang dapat dilakukan ketika sedang diare adalah banyak minum air putih. Mitos yang mengatakan ketika diare sebaiknya jangan banyak minum air. Karena air akan menyebabkan feses semakin cair dan diare semakin sering. Padahal kenyataannya, minum air putih penting sekali sehingga tidak sampai terjadi dehidrasi. Air di dalam tubuh yang ikut terbuang saat diare harus segera diganti agar tubuh tidak lemas. Sebaiknya setiap dua jam sekali harus menghabiskan 1 liter air. Jika diperlukan minum campuran gula dan garam sebagai oralit bisa juga jadi pengganti ion tubuh yang karena diare.

Konsumsi daun jambu biji. Daun jambu biji sejak dulu dipercaya mampu mengatasi diare. Kandungan dalam jambu biji yaitu tannin bermanfaat menyerap racun plus bakteri dan membuangnya bersama feses. Cara penggunaannya dengan mengambil beberapa daun jambu biji muda kemudian ditumbuh untuk diambil sarinya. Namun di desa saya sendiri sudah jarang di temui jambu biji. Apalagi yang tinggal di kota yang sudah jarang di temui tanaman ini. Terlebih diare ketika dalam perjalanan tentu tak mungkin membawa kemana-mana daun jambu biji kan?. Jadi cara yang terbaik adalah mencari obat yang praktis dan mempunyai kasiat mirip dengan daun jambu biji.

Minum obat diare. Meminum obat diare bisa menjadi cara yang tepat untuk menyembuhkan diare. Namun memilih obat pun harus dipertimbangkan. Karena apabila salah memilih obat, bukan diare segera sembuh namun malah semakin parah. Sejak dulu bahkan emak saya sudah menyerankan untuk minum Entrostop sebagai obat yang tepat mengatasi diare


Mengapa memilih Entrostop?
Entrostop merupakan obat tablet yang telah dipercaya secara luas mampu mengatasi diare, termasuk keluarga besar saya. Entrostop mengandung colloidal attapulgite 650mg dan pectin 50 mg yang bisa menyerap racun dan bakteri pada usus yang menyebabkan diare. Setelah racun dan bakteri diserap kemudian dibuang bersama feses . Selain untuk menyerap bakteri dan racun, fungsi lain entrostop juga meringankan gejala karena diare seperti perut mulas. 

Kelebihan Entrostop yang lainnya yaitu obat ini bisa diminum sebelum atau sesudah makan. Karena komposisi Entrostop memang aman untuk lambung. Sehingga ketika dalam perjalanan atau karena kesibukan dan lupa makan, Entrostop bisa menjadi pilihan yang tepat. Tinggal minum entrostop dengan segelas air bisa mengatasi diare tanpa menunggu harus makan terlebih dahulu.

Wanita apalagi yang sudah berstatus ibu itu rempong sekali jika akan bepergian. Menyiapkan ini itu sampai banyak menghabiskan waktu. Termasuk membawa obat yang dibutuhkan keluarga dalam tas pribadinya. Di balik itu, semua dilakukan bukan untuk dirinya. Pikirannya sederhana saja, jika anggota keluarga ada yang membutuhkan dan harus segera mendapatkan pertolongan seperti diare misalnya bisa segera tertangani. Pantaslah jika seorang ibu dengan aksi sigapnya menjadi #AgenKeluargaSehatIndonesia. Karena saya yakin kesigapan ibu bukan hanya untuk keluarganya tapi sekalipun orang yang tak dikenal dan membutuhkan bantuan. Dan Entrostop siap menjadi senjata #ibuberAKSI dalam menjaga kesehatan Indonesia.


7 komentar:

Amir mahmud mengatakan...

Pokonya Entrostop jagonya stop diare, betul gak Mbak ?

Anisa AE mengatakan...

Ya emang diare itu berat, bisa seharian gak ngapa-ngapain kalau lagi diare, haha.

Tika mengatakan...

Kalau diare bisa lemes seharian saya, hihi.

Esti Sulistyawan mengatakan...

Saya kalau diare langsung minum entrostop biar gak sampai dehidrasi.

Vicky Laurentina mengatakan...

Mie setan mana yang bisa bikin diare, Mbak? Wah, kayaknya harus dihindari nih mienya supaya tidak mengacaukan keperluan penting besoknya..

Elin D Sulistyowati mengatakan...

Diare itu biking lemas badan..

Anis Khoir mengatakan...

Betul sekali