Februari 2018 - aniskhoircom | a personal blog by Anis Khoir parenting relationship lifestyle

Rabu, 28 Februari 2018

Ketika Anak Bertengkar Dengan Teman
anak-bertengkar-dengan-teman
Bersosialisasi bagi anak merupakan suatu kebutuhan. Dimulai dari bersosialisasi di lingkungan terdekatnya yaitu orang tuanya, kemudian keluarga dan kemudian tetangga. Dari tetangga inilah biasanya anak akan memilih untuk bersosialisasi dengan sebayanya. Melalui teman sebayanya ini anak akan bermain sesuai dunianya dan belajar dari tingkah laku orang lain.

Selasa, 20 Februari 2018

Anak Bermain Kotor-kotoran ? Yey Or Ney
anak-bermain-kotor-kotoran
Saya bersyukur, di usia Wan yang hampir 3 tahun rasa ingin tahunya sangat tinggi. Keingintahuannya terlihat dari sering bertanya terhadap apa yang dilihatnya. Kadang sampai membuat saya kewalahan untuk menjawabnya. Selain itu Wan juga antusias mencoba hal baru. Meski kadang malu-malu, sedikit takut bahkan geli namun pada akhirnya dia berani mencoba. Termasuk ketika bermain kotor-kotoran baik dengan air, tanah dan pasir.

Rabu, 07 Februari 2018

9 Barang Berikut Bisa Dibawa Ketika Tilik Bayi
barang-untuk-tilik-bayi
Hadirnya seorang bayi menjadi sumber kebahagian tersendiri. Bukan hanya sang keluarga saja yang merasakannya tetapi juga orang-orang yang berada di sekitarnya. Biasanya sebagai wujud ikut bahagia ada kebiasaan di masyarakat yaitu menjenguk bayi. Di desa saya lebih akrabnya disebut tilik bayi. Tilik bayi ini biasanya dilakukan sejak hari bayi lahir sampai usia selapan (35 hari)

Selasa, 06 Februari 2018

Menyambung Silaturahim Dengan Reuni
manfaat-reuni
Sejak munculnya media social seakan memunculkan wabah bernama demam reuni. Apalagi setelah Whatsaps menjadi aplikasi wajib di setiap smartphone semakin mempermudah untuk merencanakan reuni. Bisa dilihat di WA aka nada beberapa grup dari mulai grup teman SD, SMP,SMA, kuliah, kerja dan lainnya. Tentunya setiap lebaran datang merencanakan untuk mengadakan reuni baik kecil-kecilan maupun reuni akbar.

Senin, 05 Februari 2018

Berdamai Dengan Diri Sendiri Ketika Marah Dengan Anak
menghadapi-marah-dengan-anak
Menjadi seorang ibu dari anak kecil yang super aktif perlu berlipat ganda kantong kesabaran. Bahkan ada yang bilang jika ada toko kesabaran maka para ibu-ibu inilah yang menyerbu membeli duluan. Terlebih jika anak pada masa eksplorasi, eksperimen dan pada tahap keingintahuannya yang begitu besar. Segala hal yang ada di rumah bisa jadi sasaran bahkan mungkin barang kesayangan para ibu bisa jadi korban. Maka sesuatu yang manusiawi jika pada akhirnya seorang ibu marah. Namun yang jadi catatan jangan sampai kemarahan tersebut akan menyebabkan “luka” atau kebencian pada ibu dan juga anaknya.