}); Sensory Play : Meronce Bahan Alam parenting and lifestyle blog

Thursday, 7 December 2017

Sensory Play : Meronce Bahan Alam

Membersamai pertumbuhan serta perkembangan anak menjadi sesuatu yang membahagiakan bagi seorang ibu. Terlebih jika mampu memberikan stimulasi yang bisa memaksimalkan tumbuh kembangnya. Stimulasi tak perlu membutuhkan bahan yang mahal dan cara yang susah. Memanfaatkan bahan alam disekitar rumah bisa menjadi permainan yang mengasikkan akan. Selain itu goal dari stimulasi bisa tercapai. Salah satunya yang saya lakukan yaitu Sensory play meronce menggunakan bahan alam.


Jadi gini disela-sela memasak dan deadline ngeblog saya ingin mengisi kegiatan harian Wan semacam home schooling. Dari bermain sensory play, baca buku atau kadang hanya nyanyi- nyanyi biasa. Khusus untuk sersory play saya agendakan setidaknya seminggu sekali. Selain untuk memenuhi pencapaian pertumbuhan Wan juga untuk tema postingan blog yang saya buat tema khusus #seninparenting.

Sebenarnya apa sih sensory play itu?. Sensory play yaitu permainan yang biasanya dilakukan pada anak usia 6 bulan sampai 3 tahun (lebih) yang bermanfaat menstimulasi indra serta membangun hubungan syaraf di otak.  Sensory play ini bisa dengan bermain ublek (link) menggunting juga meronce. Seperti sensory play yang saya lakukan kali ini yaitu meronce dengan menggunakan bahan alam.

Berhubung di samping rumah lagi tumbuh pohon papaya maka saya pergunakan tangkai daunnya untuk alat meronce. Biasanya meronce menggunakan tali sebagai perangkai antara satu manik-manik dengan lainnya.
Tapi kali ini saya menggunakan lidi.

Baiklah untuk bahan yang dibutuhkan : tangkai daun papaya, lidi serta pisau untuk memotong. Sedangkan untuk cara mainnya : potong kecil-kecil tangkai daun papaya dimana kira-kira anak dapat dengan mudah memegangnya ketika meronce. Minta anak untuk memasukkan tangkai daun yang telah dipotong kecil tadi. Beri apresiasi serta semangat ketika anak berhasil meronce.

Manfaat sensory play meronce dengan bahan alam yaitu tangkai daun papaya ini adalah banyak sekali.
1.    Melatih konsentrasi anak. Jadi ketika anak meronce untuk bisa memasukkan lidi ke lubang tangkai daun papaya anak-anak harus konsentrasi serta focus. Agar anak tak kesulitan dan merasa tak stress ketika tidak bisa maka sesuaikan tingkat kesulitan dengan usia anak.
2.    Belajar warna. Ketika bermain anak diajak untuk mengenal warna daun yaitu hijau sehingga kosakata tentang warna bertambah.
3.    Berkreatifitas. Dengan meronce anak akan belajar membuat hasil karya meskipun dari hal yang sederhana
4.    Menghargai hasil karyanya. Ketika meronce anak akan belajar menyeleesaikan pekerjaannya sendiri. Dan ketika berhasil menyelesaikan maka anak akan merasa senang. Dan sebagai orang tua tentu memberikan apresiasi terhadap hasil karyanya.

Sebenarnya masih banyak lho manfaat meronce. Ternyata meskipun sensory play sederhana meronce banyak memberikan manfaat dalam hal stimulasi pada anak.


5 comments:

  1. Bagus bgt utk pertumbuhan anak. Meronce, kegiatan sederhana penuh makna...

    ReplyDelete
  2. Bagus bgt utk pertumbuhan anak. Meronce, kegiatan sederhana penuh makna...

    ReplyDelete
  3. Mbak ijin buat rujuksn nulis. Nanti tak linkkan ke tulisan pean. Heehee

    ReplyDelete
  4. Anakku yang kecil suka kayak gini, Mbak Anis. Apa-apa diambilnya. Daun, pasir, batu, air, bedak dll. Beda sama Kakaknya dulu yang lebih suka mainan plastik. Si kecil suka juga mainan plastik, tapi ya gitu deh. Ntar digabungin sama bahan-bahan dia tadi

    ReplyDelete
  5. Memanfaatkan alam sebagai sumber belajar. Nice idea

    ReplyDelete

Terima kasih telah meninggalkan JEJAK di Rumah ku ini :D