Cerita Lain Lebaran

Saturday, 1 August 2015

Cerita Lain Lebaran

Meski lebaran telah usai, liburan telah habis, dan aktifitas telah kembali sedia kala, namun ada cerita serta kesan tersendiri ketika lebaran. Seperti diri ku yang kali ini bisa berlebaran dengan emak, ada kebahagian yang luar biasa. Biasa saja sebenarnya, namun dapat menemani emak menyambut tamu yang bertandang serta bersama emak datang ke sanak famili baik dari keluarga enak ataupun almarhum bapak.


Melalui ajang lebaran ini emak bisa melepas rindu serta mengetahui kabar sanak keluarga. Juga tentunya teman emak dan bapak yang tak lagi muda. Maklum emak sendiri sekarang sudah kepala tujuh, apalagi almarhum bapak sudah lebih dari itu. Sehingga ada kebahagian mengunjungi mereka meski hanya dalam setahun sekali. 

Salah satunya ke rumah bu dhe. Satu- satunya saudara kandung almarhum bapak yang masoh ada. Wajah bu dhe ku tetap cantik meski keriput telah merubah kulit halusnya. Apalagi sakit yang membuat bu dhe hanya menghabiskan waktu di tempat tidur. Sehingga tak heran jika ada yang datang amatlah sangat senang. Dan, yang jadi pertanyaan inti adalah masih adakah teman- teman, kerabat atau tetangga seumuran bu dhe. Serasa bu dhe ingin mengetahui siapa yang masih di beri Sang Pemilik Hidup usia panjang.

Begitu pun ketika berkunjung ke mbah kakung dari suami. Saat bertemu orang seusianya, Bertanya tentang kesiapan untuk "pulang" selalu jadi topik utama. Seolah tinggal menunggu panggilan mereka telah siap berangkat.


Ada semacam sentilan tersendiri bagiku. Mereka dengan umur yang panjang telah mempersiapkan bekal untuk sesuatu yang tak tahu kapan akan terjadi. Sedangkan dengan usia yang hampir kepala tiga ku masih bergelut dengan urusan dunia yang tak ada habisnya. Sedangkan sebuah kematian tak mengenal usia, entah itu tua, muda bahkan lahirpun bisa terlebih dahulu. Selayaknya lebaran tak hanya sebagai momen silaturrahim tapi juga instropeksi.

2 comments:

  1. iya, lebaran kali ini juga rasanya membahas tentang sesiapa yg masih ada dan yang telah dipanggil. dua dari kerabatku dipanggil ketika menjelang lebaran. jadi sangat terasa sekali kalau kunjung mengunjungi kali ini lebih 'berbobot' dibanding sebelumnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kadang lebaran hanya di isi dengan acara bahagia, ternyata di balik itu ada pelajaran lain yg bs Di ambil

      Delete

Terima kasih telah meninggalkan JEJAK di Rumah ku ini :D