Kembali ke Alam

Monday, 1 September 2014

Kembali ke Alam

Kira- kira dua bulan ini hidup saya dikejar deadline dari pekerjaan lama yang dulu tak terselesaikan. Juga pekerjaan baru yang tanpa direncanakan sebelumnya. Semuanya telah membawa sejarah baru dari perjalanan hidup saya. Terutama ketika memutuskan untuk resign kerja dan kembali betul- betul menjadi mahasiswa yang belum pernah saya alami. Maklum dulu mahasiswa setengah jiwa. Lebih tepatnya kerja sambilmenjadi mahasiswa.
Namun karena menjadi mahasiswa sejati itulah saya harus menyelesaikan target agar bisa selesaikan skripsi tepat tiga bulan. Aih, ini dia yang bikin hari- hari ku tidak nyaman. Bagaimanapun kuliah saya yang molor sampai seusia anak SD menyelesaikan pendidikannya tidak bisa di biarkan lama- lama. Apalagi ibu saya yang setiap kali telepon, yang ditanyakan bukan kabar anaknya, melainkan kapan wisuda. Aduhhh, emak..tu itu yang jadi beban berat anak emakkk..

Karena sekarang tinggal Insyallah peresmiannya, waktunya kembali ke dunia blogger alam. Alam menjadi destinasi bagi saya untuk merefresh kembai otak yang telah bekerja keras .Salah satunya dengan pergi ke air terjun. Letaknya yang tak jauh dari rumah dan tentunya murah meriah (tiket masuk hanya dua ribu rupiah) menjadi pertimbangan ku kali ini. Air terjun Nglirip terletak kira- kira 36 km dari pusat kota Tuban . Meski akses jalan sudah bagus dan beraspal namun tikungan tajam dan melewati beberapa jurang menjadi pemandangan sepanjang jalan menuju air terjun nglirip. Namun semua itu akan terbayarkan dengan suguhan pemandangan air terjun yang begitu eksotis.

 Ini dia air terjun jika dilihat dari atas sebelum menuruni anak tangga.


 Diatas air terjun terdapat jembatan yang menjadi akses jalan bagi penduduk. Berhubung saya takut ketinggian apalagi melihat bawah ke air terjun, maka saya meminta model suami untuk di foto diatas jembatan

 Foto ini diambil dari atas jembatan. Sini kita bisa melihat pemandangan hijau dan berasa di atas awan


Jika ingin mendapatkan pemandangan lain dari air terjun nglirip ini, anda bisa menyeberang jembatan dan berdiri di sini air terjun.

Di sekitar air terjun juga banyak warung yang menyediakan rujak uleg dan gorengan. Untuk yang ini, berhubungan yang foto udah kelaparan, maka tak ada acara selfi bersama makanan, yang ada langsung disantap tanpa sisa karena rujaknya rasanya teope begete.



34 comments:

  1. Hmmm..tiket nya murah bingittt ya mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya pak, serba murmer (murah meriah). sepertinya belum di kelola pemda secara profesional, soalnya yang menarik tiket seperti warga kampung. Padahal jika di kelola dengan baik, pa lagi tempatnya yang indah pasti bisa menjadi pemasukan daerah

      Delete
  2. Pemandangannya bagus banget. Air terjun Nglirip ada di Tuban, ya? Semoga bisa berkunjung, kebetulan saya punya beberapa teman di sana.

    ReplyDelete
    Replies
    1. siippp
      sepertinya saat lutfi kembali ke Indonesia bisa di jadikan tempat refresing dan silaturahim ke teman, dan tempatnya tak jauh juga kan dari tempat asal Lutfi?

      Delete
  3. waw sepertinya keren banget tuh air terjun,,,cocok nih buat penghoby jeprat jepret,,,,Thank buat infonya tentang pemandangan air terjun yang begitu eksotis....

    ReplyDelete
    Replies
    1. perlu di agendakan juga pak ke sana berlibur bersama keluarga :)

      Delete
  4. refreshing itu penting..
    apalagi kalau jalan2 liat keindahan alam..seperti memberi suplemen kepada syaraf otak yg tegang :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekali. alam memang menawarkan berbagai macam keindahan

      Delete
    2. obat streees alami dr tuhan....gratiiiis :D

      Delete
  5. panorama air terjunnya menakjubkan bingit deh ih...dari atas jembatan juga luar biasa deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. dari atas jembatan memang pemandangan bagus banget, tapi juga sekaligus menakutkan bagi yang takut ketinggian #termasuk saya

      Delete
  6. Waduh baca postingan ini saya jadi ingat kuliah saya yang cuma tinggal skripsi saja... dua bulan terakhir ini saya nggak ke kampus, gara2 kerjaan yang menumpuk... beban berat kalau ada yang nanya kapan wisuda, rasanya mak jleb....

    Wah air terjunnya keren mbak!! Kita bisa main air di bawah air terjun ngirip ini nggak mbak?? Soalnya di foto kayake gak ada yang main air?

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha, itu sama seperti yang ku alami selama dua tahun ini dit, hihihi. apalagi ketemu sama teman yang telah lulus, mending tutup muka. Ayo cepat di kerjakan, kalau udah kena kerja dan merasakan yang namanya uang, tambah malas lagi kerjakan, apalagi jam kerja yang tak dukung untuk kejar Dosen pembimbing.

      Klo di bawahnya kagak bisa Dit, tapi agak jauh itu bisa.

      Delete
    2. Nah itulah mbak... jam kerjaku itu nggak jelas mbak... Belum lagi saya masih belum mikirin skiripsi mau bikin apa... Secara umum baru sampai bab niat yang tulus untuk mengerjakan, ekekekekeke... Rencananya bulan ini mulai ke kampus lagi :)

      Jujur saja mbak, saya baru sekali mengunjungi obyek wisata air terjun, hehehe... Kayaknya asik main air deket air terjun :)

      Delete
    3. wah, klo kelamaan tambah malas Dit, padahal klo kita serius kerjakan 3 bulan Insyallah selesai. Tapi ya gitu, harus ekstra dan ekstra sabar kejar dosen pmbimbing. hihi
      bisa buat referensi air terjun nglirip, pokoknya serba murah meriah.

      Delete
    4. Ini saya sudah mulai nyicil mbak, hehehehe semoga lancar,.. amin :)

      Iya bagus mbak, tapi jauh dari tempat saya, hihihihi

      Delete
  7. pemandangannya pasti bikin pengunjung betah ya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. benar sekali mbak El, apalagi jika di temani sama rujak ulek dan ote-ote ( bakwan sayur).
      klo pulang kampung bisa mampir mbk, kan gak terlalu jauh dari kudus.

      Delete
    2. bakwan sayur mbak, di desa ku disebut ote- ote

      Delete
  8. enak yo udah bisa balik ke dunia blogger -.-
    nah aku, buat bikin postingan aja belom sempet :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. kembali ke dunia blogger seperti kembali pada dunia berbagi. Berbagi pengalaman dan pengetahuan.
      ayo semangat :)

      Delete
    2. hahah. iya bener banget tuh :) kembali kedunia blogger itu seperti kembali pada dunia berbagi.

      Delete
    3. betul sekali, apalagi bs tetap nulis gimanaun keadaannya

      Delete
  9. Assalaamu'alaikum wr.wb, Anis Khoiriyah... Senang sekali bisa bersahabat dengan alam. Pemandangan air terjunnya tampak alami dan hijau. Takut ya mbak berada di tempat tinggi. kayak saya juga tuh. pasti pusing melihat ke bawahnya. Mudahan kuliahnya sukses dan cepat wisuda... Aamiin. Salam manis dari Sarikei, Sarawak. SITI FATIMAH AHMAD.

    ReplyDelete
    Replies
    1. wa'alaikumslm.wr.wb.
      iya mbak, mata dan fikiran menjadi fresh kembali. hehehe, ternyata kita sama mbak, rasaya seperti akan jatuh ke bawah jika berada di tempat tinggi n melihat bawah.
      salam manis juga dari kami sekeluarga di Indonesia :)

      Delete
  10. wah murah banget ya.
    Hanya dengan dua ribu sudah bisa menikmati pemangan alam yang super wewz :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. namun yang patut di sesalkan belum di kelola secara profesional :(

      Delete
  11. kogk jadi suaminya yang dijadiin model jembatan bukan minta tolong aja sama simanis jembatan :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. si manisnya kan waktunya jadi model malam hari, kalo siang suami saya saja. hihihi

      Delete
  12. Mba anis sedang kuliah ya. Kuliah di mana mba. Salam kenal....

    ReplyDelete
  13. Iya, salam kenal juga suci. Di muhammadiyah gresik

    ReplyDelete

Terima kasih telah meninggalkan JEJAK di Rumah ku ini :D