Saturday, 6 December 2014

High Quality Blogger

14:04:00 10 Comments


Gambar dari sini

Ketika mulai membuka  laptop rasanya saya mulai asing dengan huruf- huruf yang biasanya dengan mudah terangkai menjadi kata- kata indah. Di sela- sela keyboard  debu tipispun turut menjadi penghuni. Serasa keasingan ini  sejalan dengan  intensitas posting blog saya semakin berkurang. Sesekali menyambangi “rumah”ini, namun kemudian kabur tanpa meninggalkan jejak postingan. Ingin sekali menambah warna- warni isi beranda, apalah daya ide hilang begitu saja.

Wednesday, 5 November 2014

TestPack Ke Sekian

11:13:00 40 Comments

Seperti daftar isi dalam sebuah buku, keinginan manusia rapi ingin dikabulkan sesuai nomor permintaan. Ketika masa sekolah , ingin segera lulus dan naik ke jenjang berikutnya. Setelah Wisuda Sarjana, ingin segera bekerja. Setelah bekerja, ingin segera menikah. Dan, setelah menikah ingin segera mendapatkan hadiah cinta dari sebuah rumah tangga. Lhaa ini, tak selamanya apa yang diinginkan akan termiliki sesuai rencana dan harapan. Termasuk saya yang harus sabar menimang buah hati tersayang.

Sunday, 14 September 2014

Negeri dalam bis Pantura

19:33:00 8 Comments


Sambil menyelam minum air, itulah ibarat yang menganalogikan apa  yang aku tulis sekarang. Jika disamakan dengan prosedur, jelas temuan saya bukan sesuatu yang ilmiah. Karena beberapa tahap tidak dapat saya lakukan, dan ini merupakan penggeneralisasian dari sebuah pengalaman.Sayang sekali kan jika pengalaman yang bisa dikatakan unik  menguap begitu saja tanpa dibagi dengan sesama. Mungkin saja apa yang dalam cerita menjadi hikmah dan tentu inspirasi bagi pembaca.

Monday, 1 September 2014

Kembali ke Alam

21:52:00 34 Comments
Kira- kira dua bulan ini hidup saya dikejar deadline dari pekerjaan lama yang dulu tak terselesaikan. Juga pekerjaan baru yang tanpa direncanakan sebelumnya. Semuanya telah membawa sejarah baru dari perjalanan hidup saya. Terutama ketika memutuskan untuk resign kerja dan kembali betul- betul menjadi mahasiswa yang belum pernah saya alami. Maklum dulu mahasiswa setengah jiwa. Lebih tepatnya kerja sambilmenjadi mahasiswa.

Saturday, 2 August 2014

Cinta Dari (Mantan) Tetangga

22:33:00 29 Comments
Ada kalanya kita tidak tahu pada muara mana kita berlabuh. Seperti terbawa air mengalir yang kemudian 

bergerak dari satu tempat ke lainnya. Tanpa kita rencanakan, bahkan inginkan. Dan, saat tak bisa menolak dari arus itu, ataupun jika menolak itu artinya ada konsekuensi yang besar bagi kehidupan, maka jalan terbaik adalah terbawa, sedih dan ikhlas untuk bergerak dari tempat yang di sana tertemukan makna kebersamaan.

Sebagai "kaki" dari sebuah perusahaan tugas karyawan adalah melaksanakan perintah atasan. Apalagi mutasi itu adalah kewajiban dan mungkin itu adalah doa orang tua yang terkabulkan. Artinya, jika kami mengikuti mutasi tersebut, maka kembali ke kampung halaman suami dan dekat dengan keluarga adalah keniscayaan. Karena si Penguasa Semen ini sebentar lagi juga akan bermigrasi. Kita berpikir, kalau tidak sekarang berpindah, kapan lagi?, jikalau bukan kita yang dekat dengan orang tua,siapa lagi?.

Namun ketika hari "boyong" itu tiba, kesedihan yang sangat bukan akan dekat dengan mertua, namun pada meninggalkan tetangga kami yang begitu baiknya di kota sebelumnya. Bahkan, ketika kami pamit, ada suara serak yang tertahan dan butiran bening di sudut mata mereka. Serta doa panjang buat kebahagian kami di mana kami berada nantinya. Tersentuh pada dasar hatiku. Perhatian mereka pada kami selama ini, yang bukan siapa- siapa bagi mereka, yang tiba- tiba hadir di kampung itu, begitu tulus kami rasakan. Ada kehilangan sangat bagi mereka yang telah menganggap bahwa kami adalah bagian dari mereka.

Tentang perpisaan ini, membawa saya pada kebaikan mereka yang tak bisa terbahasakan semua. Sebagaimana ketika saya sakit dahulu. Dengan bergantian para tetangga menjenguk. Padahal sakit pun tak parah, saya pun sampai malu telah merepotkan mereka, namun itulah bentuk perhatian. Dan, setiap ada acara kampung, mereka dengan "spesial" datang mengundang kami, yang terlalu sibuk dengan pekerjaan sehingga kadang kurang tanggap dengan kegiataan. Begitupun jika ada hari khusus yang biasanya mereka membuat makanan khusus, dengan setia menghampirkan pada kami. Serta, saat harus memasak, tawaran garam, cabai, atau apalah yang mereka punya di berikan semua untuk bisa saya gunakan dengan cuma-cuma. Itu hanya secuil kisah kebaikan tetangga ku, masih banyak bahkan lebih hebat dari itu.

Saya sering membayangkan tentang desa kecil Edensor dengan penuh kedamaian. Menganggapnya hanya utopia dalam cerita. Namun, saya telah salah menafsirkannya. Edensor memang benar adanya dan aku menjadi bagian di dalamnya. Bukan di lereng bukit yang landai dengan pohon cemara- cemara yang mengelilinginya, namun di tengah hutan beton dan rimba pabrik Edensor itu ku temukan, di kampung itu.  

Dan, saya menjadi sangat kehilangan. Bagaimanapun, perpisahan apalagi dengan (mantan) tetangga ku itu telah membuatku menangis.  

Sunday, 27 July 2014

Lebaran Telah Datang

20:42:00 20 Comments

Untuk teman- teman blogger, atau silent reader yang sengaja membaca tanpa meninggalkan jejak di blog ini, saya sebagai penulis blog ini mohon maaf apabila selama meninggalkan jejak pada blog ini terdapat salah kata yang sengaja maupun tanpa sengaja.

Kita mulai lagi menjadi pribadi yang fitri setelah hari kemenangan ini.
Selamat merayakan Hari Raya idul Fitri 1435 kawan..

Saturday, 26 July 2014

Mencintai Sunyi

10:37:00 14 Comments
Belum ku temukan jingga yang masih bersembunyi di balik pekat malam. Udara yang menusuk mentasbihkan bahwa pohon masih berkuasa di sini. Sesekali terdengar jerit anjing hutan yang melolong panjang. Beberapa  temaram lampu teplok selayaknya kunang- kunang dalam kegelapan. Namun justru hatiku tak bisa pergi dari tempat ini, karena aku terlanjur           mencintai sunyi .

Tuesday, 15 July 2014

Menjala Pahala Ramadhan

09:54:00 11 Comments
Alhamdulillah, kita telah menempuh Ramadhan setengah perjalanan. Jika dirasakan, seolah baru kemarin mengawali puasa dan yang jadi kekawatiran adalah jika tanpa sadar Ramadhan pergi begitu saja. Tanpa membawa arti dalam perubahan diri. Akan rugi sekali, jika berkah kemuliaan itu tidak kita dapatkan. Obral bonus dari Allah SWT yang begitu besar pada bulan ini hilang tanpa kita mendapatkan.

Thursday, 10 July 2014

Kita dan Mitos

06:51:00 16 Comments
Dalam kehidupan sehari- hari, kita tidak bisa lepas dari yang namanya mitos. Entah itu percaya atau tidak tergantung dari pihak masing- masing menyikapinya. Sejak kecil kita telah disuguhi dengan mitos menakutkan atau lucu yang awal mulanya berasal dari mana kita tak pernah tak tahu. Lebih pada kepercayaan turun temurun yang kadang tak masuk logika. Dulu ada kepercayaan dikampung saya, jika ada kupu- kupu yang masuk kedalam rumah maka sebentar lagi akan ada tamu dirumah itu. Memang kadang betul, namun di keluarga selalu menanamkan bahwa hal semacam itu hanya mitos sehingga kami terbiasa tak percaya pada mitos- mitos yang muncul apalagi ketika masa kehamilan yang sering banyak sekali pantangan.

Sunday, 29 June 2014

Wednesday, 25 June 2014

Tak Sekedar Membaca

22:01:00 10 Comments
Pentingnya membaca dalam pandangan islam tergambar dalam kalimat pertama pada surat yang pertama kali turun kepada Rasulullah SAW. " Bacalah dengan nama Rabb mu yang menciptakan" (Al-alaq 1). Perintah membaca yang disampaikan Allah SWT kepada rasulNya merupakan kunci pembuka agar umat ini membaca alam, bumi dan langit, serta isi kandungannya dan juga yang berada diantara keduanya.

Monday, 23 June 2014

Hebat Itu dari Saya

22:00:00 2 Comments
Bukan karena ikutan meramaikan pilpres dengan mengambil judul yang jadi jargon salah satu parpol yang ikut di bursa menuju RI 1. Atau merasa narsis dengan jika sekilas membaca judulnya yang serasa saya sotoy sekali. Sekali lagi bukan maksud keduanya, atau ketiga, keempat dan seterusnya. Namun judul tersembut diambil melalui isthikoroh, upss maksudnya pertimbangan dan seminar parenting Bunda Neno Warisman yang beberapa minggu kami lakukan.

Saturday, 21 June 2014

Semestinya Berhenti. Move On...

22:27:00 0 Comments
Kenyamanan kadang lambat laun seperti candu yang mematikan. Membuat diri terlalu menikmati zona aman dan enggan bergerak untuk berkembang. Yang diperlukan bukan sekedar berani untuk pindah dari kenyamanan tersebut namun juga solusi serta kompensasi dari keputusan. Sehinggs tak ada rasa menyesal

 Ada kata- kata bijak mengibaratkan diri kita seperti air. Jika kita terus mengalir maka tak akan menjadi genangan air yang lama- kelamaan menjadi bau air busuk dan bisa membahayakan lingkungan sekitar. Maknanya, jika kita terus bergerak dalam artian berkarya, maka kita tak akan menjadia air comberan yang bisa di sampahkan dengan sampah masyarakat. Namun begitu pun sebaliknya, jika diam

Wednesday, 18 June 2014

Emak

10:31:00 4 Comments


Raut wajah itu menarik ku dalam pusaran rindu yang tak tentu. Tak dapat ku mendefinisikan, terlalu komplek untuk menyampaikan. Atau tak ada kata yang cocok untuk membahasakan. Karena jiwa ini telah menyatu. Tak terpisahkan oleh ruang dan waktu.

Sunday, 1 June 2014

Tuesday, 25 March 2014

Tentang Khansa

20:31:00 24 Comments
Mempunya nama cantik bagi buah hati menjadi keinginan setiap orang tua. Begitu juga suami, meski kami sekarang belum diberi karunia buah hati, namun sebuah nama telah dipersiapkan. Heran juga saya mendengarnya. Siapapun namanya terserah saya sebagai ibunya, asalkan syaratnya panggilan harus Khansa. Lucu juga kan?, apalagi nama panjangnya tak ada kata Khansa sama sekali. Sungguh paksaan yang mengherankan.

Sunday, 23 March 2014

Susu Dalam Nila

23:20:00 0 Comments
Bagaimanapun lingkungan memberi pengaruh extra besar bagi perkembangan dan cara pandang seseorang. i laut yang penuh gelombang di butuhkan pelaut ulung untu bisa survive sampai ke dermaga tujuan. Begitu juga kehidupan, ketika seseorang tumbuh dilingkungan tanpa tantangan pada akhirnya akan mudah menyerah bila ada sedikit badai datang.

Bagi saya, hidup sepertinya biasa- biasa saja. Dibesarkan di keluarga yang harmonis meski hidup dengan serba pas- pasan. Sekolah pun dengan di bantu mas dan mbak ku (karena bapak sakit) tidak sampai seperti kisah mengharuskan di sinetron yang menjual pisang goreng untuk biaya sekolah. Begitupun kuliah, walaupun dengan biaya sendiri namun tempat kerja yang kondisif membuat semua berjalan mulus. Sepertinya saya tertutup dengan realitas yang ada di sekitarnya.

Bagi suami berbeda ceritanya. Pengalamannya yang kontras dari masa ke masa melahirkan banyak cerita. Dari kecil yang di didik dg cara pondokan (karena nyantri di Tebu Ireng)

Thursday, 6 March 2014

Dia Bukan Kekasihku

18:47:00 25 Comments


       Withing Tresno jalaran soko kulino. Benar juga pepatah jawa tersebut, dan saya sekarang merasakannya. Kebiasaan saya menggunakan motor untuk kerja, belanja, atau pulang kampoeng sekalipun membuat kecintaanku pada kendaraan umum mulai luntur. Apalagi kendaraan yang bernama bis terutama. Jika jarak yang ditempuh cukup jauh bisa menggunakan PATAS dengan AC dan tempat duduk yang nyaman. Namun beda jika jaraknya tidak jauh, pasti mendekati bis saja akan diusir oleh keneknya. Ugal- ugalan, penuh sesak dan tentu bau yang khas (baca: bau keringat, rokok, atau bahan bakar) menjadi perhatian tersendiri ketika hendak memutuskan naik bis.

Saturday, 22 February 2014

Mengenal Kejang Pada Anak

12:50:00 15 Comments
Beberapa hari yang lalu kelas kami, yang merupakan kelas Batita tiba- tiba dibuat heboh. Salah satu anak tiba- tiba tengkurap dan badannya kejang. Karena pada awalnya badannya hanya hangat saja. Sehingga kami pun tak menyangka jika sampai kejang tubuh anak tersebut karena sebelumnya anak tersebut main seperti biasanya. Kami sebagai guru pada awalnya terkejut dan ini merupakan kejadian yang pertama. Sebagai pertolongan awal, saya dan salah satu rekan kerja segera membawa anak tersebut keklinik yang kebetulan hanya dua menit dari sekolah. Yang kami pikirkan, terutama saya agar anak tersebut segera tertolong dan tak terjadi hal yang diinginkan (ingat, putri Bu Dhe yang cacat permanen karena kata emak dulu waktu bayi badannya kejang dan tak segera mendapatkan pertolongan).

Friday, 21 February 2014

Kado Pertama

18:44:00 10 Comments
    Sebenarnya tahun baru bukan hal yang spesial untuk ku. Karena 01 Januari tepatnya, hanya sekedar ritual tahunan yang menurut ku tak perlu dirayakan. Apalagi sampai membuang uang untuk membeli terompet dan aneka kembang api. Kata emak sih, mending untuk makan, kan kenyang #alasan klise. Namun mau tak mau saya terus bersinggungan dengan 1 Januari. Selain hari libur nasional yang otomatis hari libur kerja (hahay) di tanggal itulah saya dilahirkan. Sekali lupa pun, akan ada orang- orang yang cinta kepada saya mengirimkan ucapan selamat baik melalui  sms atau  media yang lainnya.

Tuesday, 18 February 2014

19 Kembali

22:18:00 10 Comments
Bagi wanita, terlihat lebih tua dari usia adalah petaka. Tak mengherankan jika banyak wanita menghabiskan rupiah mereka untuk bisa tampil tetap muda. Bagaimana hasilnya, menurut saya tergantung dari pribadi tersebut apakah ia merasa tua atau merasa muda. Dan juga umpan balik dari lingkungan di sekitarnya punya andil besar dalam menentukan perasaan seseorang terhadap diri mereka, terutama usia.


Tentang Wanita

20:09:00 4 Comments


Wanita,
Bukan dari tulang ubun ia dicipta
Sebab berbahaya membiarkannya dalam sanjung dan puja
Tak juga dari tulang kaki
Karena nista menjadikannya diinjak dan diperbudak
Tetapi dari rusuk kiri
Dekat dihati untuk di cinta
Dekat di tangan untuk dilindungi
(Sebuah kutipan dalam buku "Agar Bidadari Cemburu Padamu")

Friday, 7 February 2014

Saturday, 25 January 2014

Sawang Sinawang

20:05:00 6 Comments
      
Setelah lama berpisah dengan teman main atau teman sekolah, mulai dari SD sampai kuliah, suatu saat ada keinginan untuk tahu kabar dan keadaan. Apalagi jaman sekarang, hampir semua orang tak meninggalkan sosmed sebagai ajang mencari dan dicari orang lain. Tinggal tulis nama, akan muncul profile orang yang kita inginkan. Tidak hanya itu, bagi orang yang suka ngap-date berbagai info, foto, akan dengan mudah didapat tentang kehidupan pribadinya