February 2013 aniskhoir.com

Saturday, 23 February 2013

Purnama Ke Tiga

Menanti sampai datang purnama ke tiga sungguh lama. Meskipun pada purnama ke tiga nantinya aku harus kehilangan dia. Meniti hidup baru yang penuh liku dan kebahagian tentunya. Kadang, enggan aku beranjak menuju purnama ke tiga, yang di sana "status" diri akhirnya harus terubah karena hukum negara dan agama. Ada perasaan yang tak siap, bahagia, ragu, rindu menjadi satu. Apalagi ada yang mengatakan bahwa di sanalah akhir sebuah petualangan.

Sunday, 17 February 2013

Si Perfeksionis

Melihat semua sempurna dan sesuai keinginan memang sangat menyenangkan. Tapi tak semua orang bisa merasa senang jika kesempurnaan yang diinginkan. Apalagi bagi orang lain, termasuk saya yang orangnya spontan dan tak terlalu rapi, bersama orang perfeksionis sangat menyiksa. Dasar saya, yang easy going dan kurang memperhatikan detail, Meski ada kekurangan terhadap apa yang aku inginkan selama bisa di tolerir mengapa tak diambil.

Ta'aruf, Keren Men

Islam mengatur cara hidup manusia dengan sempurna. Semua masalah diselesaikan, dan tak satupun di tinggalkan termasuk memilih pasangan hidup. Sudah selayaknya, sebagai muslim ketika keinginan berumahtangga hadir, kita memilih jalur yang telah di tetapkan syari'at, salah satunya dengan proses ta'aruf. Ada beberapa tahap yang di lakukan dalam ta'aruf, bagi yang berniat segera menggenapkan separuh dien, monggo di baca.

Saturday, 16 February 2013

Menanti Dia


Tak banyak yang bisa ku ungkap dengan kata tentang dia. Pertemuan yang tak lebih hanya dari jumlah salah satu jari tangan kita, tak mampu diriku mendiskripsikan dia. Keindahan akhlaknya yang membuat diri berharap suatu saat bisa halal untuknya, yang jadi sebuah inspirasi untuk menulis tentang dia. Akhlak itu saja. Karena kita, aku dan dia memahami tak seharusnya rasa terjalin sebelum ikatan suci. Menjaga hati sampai Allah sungguh mempersembahkan dia jika memang untuk melengkapi hidup saya.

Tuesday, 12 February 2013

Tanda -Tanda Qolbu yang Sehat


Setelah kita mengorbankan waktu, tenaga dan harta kita untuk merubah keadaan menjadi lebih baik dan sempurna, perlu sekali mengecek hasilnya apakah qolbu kita telah sehat kembali atau sakit atau malahan semakin parah. Naudzubillah.?
Untuk itulah marilah kita kenali qolbu kita dengan melihat kadar rasa takutnya kepada Allah, sebagaimanaAllah berfirman:
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila di sebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakal.( QS. Al-Anfaal :2)
Bagaimana mengetahui qolbu memiliki rasa takut kepada Allah?. Tentunya hal ini dengan melihat tanda-tandanya, diantaranya adalah :
1.