Rasa Itu Tetap Ada

Sunday, 27 May 2012

Rasa Itu Tetap Ada

Berbagai cara orang gunakan untuk mengungkapkan sebuah cinta. Tak pandang pada usia, karena cinta itu hadir pada siapa saja. Termasuk Emak. Wanita yang begitu aku hormati, sayangi dan tentunya tak ada kata yang pantas sebagai bentuk terima kasih. Wanita sederhana yang telah melahirkan tujuh buah hatinya atas dasar cinta. Seandainya emak diminta mendefinisikan arti cinta, tak akan mampu sepertia remaja- remaja yang doyan gombal. Baginya cinta adalah sebuah wujud nyata. Tak perlu digemborkan, toh orang akan tahu sendiri apakah diri ini mencinta. Emak bagiku juga guru cinta yang luar biasa. Darinya, aku juga belajar tentang cinta.

Bagi Emak yang telah diujung senja, tapi tetap muda semangat dalam mencinta. Usia yang telah 67 tahun merupakan anugerah yang luar biasa. Menemani anak cucunya mengeja hari. Meski sudah lima tahun terakhir mengikhlaskan kepergian Bapak ke sisi-Nya. Pantaslah aku mengatakan Rasa Itu Tetap Ada untuk bapak. Ruang tersendiri yang tak tergantikan insan lain. Ya, setiap memandang foto bapak, tetap muncul kekaguman yang luar biasa. Menceritakan setiap kehebatan yang bapak berikan. Meskipun, aku menyadari pasti ada riak dalam rumah tangga, tapi kesemua itu terkubur bersama masa lalu.
Begitulah keikhlasan dalam cinta antara mereka berdua. Bapak yang tiga puluh tahun terakhir sebelum di panggil Yang Kuasa mendapat cobaan sakit, Rasanya tak menyurutkan cinta mereka berdua seperti ketika pertama mereka dipertemukan dalam perjodohan. Merawat dan mendengar setiap keluh menjadi bara yang semakin menyalakan cinta mereka. Begitulah, cinta jika didasari perasaan tulus untuk saling memberi dan melengkapi. Kesempurnaan bukan hal yang dibutuhkan dalam rumah tangga, tapi keberanian untuk menerima pasangan yang dipilihkan Allah pada kita.
Setidaknya apa yang aku ungkap diatas, secuil pelajaran dari kedua orang tuaku. Sebagai bekal dalam berumah tangga aku nantinya.Semoga.....

4 comments:

  1. Ow-ow :D

    Aminn, begitu lah, rasa itu memang tetap ada :D
    *komen GJ

    ReplyDelete
  2. ingat kata-kata film korea, tapi lupa judulnya.."pria meletakkan cinta pada masa sekarang, sedangkan wanita menaruhnya pada kenangan". betul salahnya se kembali ke masing-masing pribadi. artinya relatif.

    ReplyDelete
  3. yapz....rasaitu masih ada......jadi teringat lagunya ruth sahanaya.....: terlalu indah di lupakan....terlalu manis di kenangkan....." hemmm..........yapz sudah seharusnya kita membingkai kenangan manis itu di lubuk hati kita yang terdalam....!

    ReplyDelete
  4. mas kholil....>>> bisa nyanyi juga, tapi kayak e suaranya..lbih baik diam aja deh..#peace.

    ReplyDelete

Terima kasih telah meninggalkan JEJAK di Rumah ku ini :D