May 2012 a lifestyle blog Jejak Makna Inspirasi

Sunday, 27 May 2012

Rasa Itu Tetap Ada

Berbagai cara orang gunakan untuk mengungkapkan sebuah cinta. Tak pandang pada usia, karena cinta itu hadir pada siapa saja. Termasuk Emak. Wanita yang begitu aku hormati, sayangi dan tentunya tak ada kata yang pantas sebagai bentuk terima kasih. Wanita sederhana yang telah melahirkan tujuh buah hatinya atas dasar cinta. Seandainya emak diminta mendefinisikan arti cinta, tak akan mampu sepertia remaja- remaja yang doyan gombal. Baginya cinta adalah sebuah wujud nyata. Tak perlu digemborkan, toh orang akan tahu sendiri apakah diri ini mencinta. Emak bagiku juga guru cinta yang luar biasa. Darinya, aku juga belajar tentang cinta.

Monday, 21 May 2012

Karya Profesor cilik ku

                  Lagi- lagi keponakanku ku satu ini bikin ulah. Ujung- ujungnya akan "perang "dengan si mbahnya. Karena peralatan dapur emak selalu hilang ketika ponakan ku satu ini mulai beraksi. Entah itu sendok, yang kan berubah menjadi sekrop dadakan, panci yang berubah wujud jadi drum, atau kadang- kadang pisau yang kan menebang pohon-pohon kecil sekitar rumah. Untuk benda yang terakhir, walau merupakan benda bahaya, ternyata ILHAM, ponakannku telah paham cara menggunakannya. Hanya, pengawasan yang perlu untuk pohon- pohon tetangga agar tidak jadi  mangsa. 
               Sebagai pasangan mainnya kali, aku hanya mengamati setiap yang dilakukan. Ulahnya kali ini tidak dalam katagori mengganggu wilayah publik. Di kebun Belakang rumah menjadi labolatorimnya untuk percobaanya . Ini berbeda dengan biasanya. Ketika rumah telah menjadi tempat yang terpilih untuk uji coba, pasti rumah seperti kapal pecah. Berpetualangan dialam bebas, mencari hal baru menjadi hal yang sangat menarik bagi anak-anak. Termasuk ilham. Hidup di desa, dengan alam

Wednesday, 16 May 2012

Dilema

Diantara dua pilihan yang sama berat. Menjalani yang telah ada, atau memulai hal baru dengan berspekulasi mendapatkan yang lebih yang baik. Kalau dihitung-hitung memulai lagi lebih susah. Apalagi telah nyaman ditempat sebelumnya. Tapi hasrat memperoleh yang lebih baik dan ingin mendapatkan hawa baru menggoda untuk mengambil keputusan besar.
 Terkait hal itu besar atau kecil memang semua membutuhkan keputusan. Hidup adalah keputusan-keputusan yang yang diambil dan dijalani dengan sepenuh hati. Keraguan yang membayangi menjadi mimpi buruk tersendiri. Dan, jika keputusan itu bukan menyangkut diri ini sendiri, tapi benyak pihak yang akan tersakiti jika memang langkah ini salah menentukan. Ragu. Memang kembalilagi, hidup ada pilihan. Keputusan apapun pasti ada konsekuensinya.

Tuesday, 8 May 2012

Pada Suatu Senja

Dimanapun pasti ada cerita. Tak peduli entah dilaut, gunung atau jalan sekalipun. Seperti jejakku kali ini, perjalanan ke Bojonegoro. Sesuatu yang biasa, jalanan gresik- lamongan sungguh dasyat macetnya. Karena kecelakaan sebuah trailer, menghambat laju kendaraaan lain yang sebagian besar kendaraan kelas berat. Sepeda kesayanganku bersama diriku dan juga sahabatku Dyah, terasa kecil dijalan itu. Bagaimanapun sesuatu yang kecil yang kadang tak luput dari perhatian tapi beda kali ini.

Ketika Muslimah Jatuh Cinta


             Terinspirasi kisah temanku, " Saat tahu bahwa orang yang ku kagumi bukan jodohku, ada kelegaan tersendiri untuk bisa merelakannya".

              Entahlah, ada rasa yang tak biasa. Tiba- tiba muncul dihati yang sulit diterjemahkan. What?, rasa apakah itu. Muslimah boleh merasakan lo. Terus, apakah dibiarkan begitu saja menggantung. Atau, mencari pasangan haram untuk cintanya tersebut. Hmmm, saudariku yang dirahmati Allah. Islam begitu indah mengatur tentang cinta. Menempatkan pada porsi yang sangat tepat. Islam begitu memahami wanita, agar muslimah tidak dipermainkan laki-laki yang tidak bertanggung jawab. Menempatkan hubungan itu menjadi  halal dan bertanggung jawab. Tentunya dalam bingkai pernikahan yang penuh barakah.